PlayStation 3 terbaru telah resmi diumumkan beberapa hari lalu, namun banyak gamer yang kebingungan mengapa konsol terbaru dari Sony tersebut justru dibanderol lebih mahal ketimbang pendahulunya.
Dengan semakin langsingnya desain yang digunakan, maka lumrah jika mayoritas gamer di AS berharap Sony memberikan harga yang lebih murah karena semakin berkurangnya biaya material yang digunakan.
Tapi logika tersebut tidak sesuai dengan jalan pemikiran Sony, dan PlayStation 3 Slim kini dibanderol $270, lebih mahal $20 daripada PlayStation 3 versi lama yang kini telah tidak diproduksi lagi.
Para gamer memang akan mendapatkan bonus game Uncharted 3: Drake’s Deception serta HDD 250GB, bukan 160GB seperti yang digunakan dalam versi lama. Lalu apa yang membuat konsol game yang telah berusia 6 tahun tersebut masih juga belum dijual seharga $200, mengingat Xbox 360 4GB di AS telah dijual seharga $200?
Vice president of marketing, handhelds and home consoles untuk Sony Computer Entertainment America John Koller mengungkapkan pada Engadget bahwa Sony sama sekali tidak berencana untuk menurunkan harga PlayStation 3 dalam waktu dekat.
“Tidak ada rencana penurunan harga, karena apa yang terjadi selama setahun belakangan di pasar AS adalah telah ada begitu banyak promo harga retail, berbagai penawaran gift card atau semacamnya, dan promo tersebut telah sama-sama dilakukan oleh kami (3 besar produsen konsol: Sony, Nintendo dan Microsoft).
Begitu banyaknya promo tersebut malah membuat sebagian konsumen mengeluh telah muak dengan seluruh taktik harga tersebut, dan apa yang sesungguhnya mereka inginkan adalah konten, game dan nilai lebih,” kata Koller pada Engadget.
Bagaimana tanggapan Anda terhadap pernyataan tersebut? Masih berminat untuk membeli PlayStation 3 Slim?